Pulau Halimun Bamega Saijaan : Ter koyak oleh Dentuman dan Gelegar Petir Mahadasyat

0 out of 5
0.00 (0 Ulasan)
24 Dilihat
0 Terjual

Rp85,000.00

Category:

ISBN    : On Progress

Kepengarangan          : Dr. H.SUCIPTO, S.Pd.,M.Si.M.Hum

Nama Pena                 : SUCIPTO PUTRA SANG FAJAR

Penerbit :  Lenggo Geni Pustaka

Kategori : Fiksi

Jumlah Halaman : 116 Halaman

SINOPSIS

Laut Halimun dikenal bukan karena keindahannya—melainkan karena apa yang hilang di dalamnya.
Kapal-kapal lenyap tanpa jejak.
Tidak ada bangkai. Tidak ada korban.
Hanya kabut… dan suara gamelan yang muncul dari kegelapan.

Arman, seorang prajurit muda, tidak pernah benar-benar melupakan laut itu.
Bertahun-tahun lalu, ayahnya menghilang di perairan yang sama—tanpa penjelasan, tanpa kepastian. Ketika Raja Banjar memerintahkan ekspedisi untuk menyelidiki misteri tersebut, Arman memilih ikut. Bukan hanya sebagai prajurit, tapi sebagai seseorang yang ingin menemukan jawaban.

Namun, perjalanan itu membawa mereka ke sesuatu yang jauh lebih besar dari sekadar misteri laut.

Di balik kabut, mereka menemukan sebuah pulau yang tidak tercatat dalam peta—Pulau Halimun. Sebuah kerajaan tersembunyi yang hidup dalam bayang-bayang, dilindungi oleh kabut dan suara gamelan yang tak pernah berhenti. Di sana, Arman bertemu Ratna Bamega, seorang putri yang terjebak di antara tradisi lama dan keinginan untuk memilih jalan hidupnya sendiri.

Apa yang awalnya terasa seperti penemuan… perlahan berubah menjadi konflik.
Kehadiran mereka mengguncang keseimbangan pulau.
Perbedaan keyakinan memicu perpecahan.
Dan ambisi seorang pemuka adat, Datuk Lingkara, mendorong semuanya menuju kehancuran.

Ketika badai datang dan petir menyambar dengan dahsyat, pulau yang selama ini tersembunyi mulai terkoyak—secara nyata, dan juga secara makna.

Di tengah kekacauan, Arman dan Ratna harus menghadapi pilihan yang tidak mudah: bertahan pada masa lalu, atau berani melangkah menuju masa depan yang belum pasti.

Sebuah kisah tentang kehilangan, keyakinan, dan keberanian untuk berubah.
Tentang cinta yang tumbuh di tengah perbedaan.
Dan tentang bagaimana satu keputusan… dapat mengubah segalanya.

Karena terkadang, yang paling menakutkan bukanlah apa yang tersembunyi di dalam kabut—
melainkan apa yang terjadi ketika kabut itu akhirnya menghilang.

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Pulau Halimun Bamega Saijaan : Ter koyak oleh Dentuman dan Gelegar Petir Mahadasyat”