ISBN : On Progress
Penulis : Dr. Najamuddin, M. Hum.
Penerbit : Lenggo Geni Pustaka
Kategori : Buku Referensi
Jumlah Halaman : 180 Halaman
Sinopsis
Prof. Dr. Andi Salman Maggalatung, S.H., M.H.
(Tenaga Ahli Menteri Agama RI Bidang Hukum, HAM, dan Kerukunan Umat Beragama).
Moderasi beragama merupakan salah satu fondasi penting dalam menjaga kehidupan kebangsaan Indonesia yang majemuk. Dalam masyarakat plural seperti Indonesia, keberagaman agama, budaya, dan identitas sosial merupakan kenyataan historis sekaligus kekuatan bangsa yang harus dijaga melalui sikap toleran, adil, inklusif, dan menghormati hak-hak kemanusiaan. Karena itu, moderasi beragama tidak hanya dipahami sebagai pendekatan keagamaan, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam memperkuat kerukunan umat beragama, menjaga stabilitas sosial, serta meneguhkan komitmen kebangsaan berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
Buku Moderasi Beragama di Indonesia dalam Perspektif Sosiologi Agama karya Dr. Najamuddin, M.Hum. hadir pada momentum yang sangat relevan di tengah berbagai tantangan kehidupan sosial-keagamaan dewasa ini. Menguatnya intoleransi, ekstremisme, ujaran kebencian, polarisasi sosial, hingga penyalahgunaan ruang digital dalam penyebaran paham keagamaan yang eksklusif menjadi tantangan serius yang membutuhkan respons akademik dan sosial secara berkelanjutan. Dalam konteks tersebut, buku ini memberikan kontribusi penting dalam membangun pemahaman moderasi beragama melalui pendekatan sosiologi agama yang komprehensif dan kontekstual.
Penulis berhasil memadukan perspektif teoritis dengan realitas empiris masyarakat Indonesia. Pembahasan mengenai konsep dasar sosiologi agama, pluralitas sosial, konflik berbasis agama, radikalisme, hingga strategi penguatan moderasi beragama menunjukkan bahwa kehidupan keagamaan tidak dapat dipisahkan dari dinamika sosial, hukum, dan kebudayaan masyarakat. Buku ini juga menegaskan bahwa agama pada hakikatnya memiliki fungsi sosial untuk menciptakan keteraturan, solidaritas, dan kedamaian dalam kehidupan bersama.
Dari perspektif hukum dan hak asasi manusia, moderasi beragama memiliki posisi yang sangat penting dalam menjamin terpenuhinya hak setiap warga negara untuk menjalankan keyakinannya secara aman dan bermartabat. Kehidupan beragama yang sehat harus dibangun di atas prinsip penghormatan terhadap perbedaan, perlindungan terhadap kebebasan beragama, serta penolakan terhadap segala bentuk diskriminasi dan kekerasan atas nama agama. Oleh karena itu, penguatan moderasi beragama sesungguhnya merupakan bagian integral dari upaya mewujudkan keadilan sosial dan perlindungan hak-hak konstitusional warga negara.
Buku ini juga relevan dalam mendukung agenda penguatan kerukunan umat beragama di Indonesia. Kerukunan bukanlah kondisi yang lahir secara otomatis, melainkan harus dibangun melalui pendidikan, dialog, literasi keagamaan, serta kerja sama lintas sektor antara pemerintah, tokoh agama, akademisi, dan masyarakat sipil. Dalam hal ini, penulis memberikan penjelasan yang sistematis mengenai pentingnya kolaborasi sosial dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan berkeadaban.
Sebagai karya akademik, buku ini layak diapresiasi karena tidak hanya menawarkan kajian konseptual, tetapi juga menghadirkan refleksi kritis terhadap tantangan moderasi beragama di era globalisasi dan disrupsi digital. Kehadiran buku ini diharapkan dapat menjadi referensi penting bagi mahasiswa, akademisi, peneliti, tokoh agama, aparatur pemerintah, serta masyarakat luas dalam memahami dinamika kehidupan keagamaan di Indonesia secara lebih objektif, inklusif, dan konstruktif.
Saya menyambut baik penerbitan buku ini sebagai kontribusi nyata dalam memperkuat wawasan kebangsaan, nilai toleransi, penghormatan terhadap hak asasi manusia, dan pembangunan kerukunan umat beragama di Indonesia. Semoga buku ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam merawat persatuan dan keutuhan bangsa.





Reviews
There are no reviews yet.