KOMUNIKASI PEMASARAN DALAM PERSPEKTIF HINDU : Tri Hita Karana sebagai Paradigma Branding Desa Wisata Berkelanjutan

0 out of 5
0.00 (0 Ulasan)
22 Dilihat
0 Terjual

Rp90,000.00

Category:

ISBN: Sedang dalam Proses

Penulis:

Dr. Luh Linna Sagitarini, S.E., M.M. | Prof. Dr. Drs. Ketut Sumadi, M.Par. | Dr. I Made Arsa Wiguna, Sst.Par., M.Pd.H. | Dr. Drs. I Nyoman Ananda, M.Ag. | Prof. Dr. I Gede Sutarya, SST. Par., M. Ag.

Penerbit : Lenggo Geni Pustaka

Kategori : Buku Referensi

Jumlah Halaman : 206 Halaman

SINOPSIS

Di era pariwisata yang semakin kompetitif, komunikasi pemasaran tidak lagi cukup dipahami sebagai aktivitas promosi untuk menarik perhatian wisatawan. Komunikasi juga menjadi sarana membangun makna, identitas, kepercayaan, dan hubungan yang berkelanjutan antara destinasi, masyarakat, dan wisatawan. Dalam konteks ini, nilai-nilai Hindu menawarkan perspektif yang kaya untuk mengembangkan praktik komunikasi pemasaran yang lebih etis, humanis, dan berorientasi pada harmoni.

Buku KOMUNIKASI PEMASARAN DALAM PERSPEKTIF HINDU : Tri Hita Karana sebagai Paradigma Branding Desa Wisata Berkelanjutan menghadirkan pemahaman baru tentang komunikasi pemasaran melalui landasan filosofis Hindu. Berakar pada filosofi Tri Hita Karana, buku ini menjelaskan bagaimana harmoni hubungan manusia dengan Tuhan (Parahyangan), sesama manusia (Pawongan), dan alam (Palemahan) dapat menjadi dasar dalam membangun komunikasi yang bermakna, autentik, dan berkelanjutan.

Lebih jauh, buku ini mengkaji nilai-nilai Satyam (kebenaran), Siwam (kebajikan), dan Sundaram (keindahan) sebagai fondasi etika dan praktik Komunikasi Pemasaran Hindu. Komunikasi tidak hanya dipandang sebagai proses penyampaian pesan, tetapi juga sebagai jalan membangun kepercayaan, memperkuat identitas budaya, menumbuhkan kesadaran kolektif, serta menjaga keseimbangan sosial dan lingkungan.

Melalui perpaduan antara ilmu manajemen pemasaran, ilmu komunikasi, dan filsafat Hindu, buku ini menawarkan paradigma harmoni yang relevan bagi pengembangan komunikasi pemasaran di era keberlanjutan. Pembahasan yang disajikan menunjukkan bahwa nilai-nilai Hindu tidak hanya memiliki dimensi spiritual, tetapi juga dapat menjadi landasan strategis dalam membangun identitas destinasi, memperkuat citra, dan menciptakan hubungan yang berkelanjutan dengan masyarakat maupun wisatawan.

Buku ini ditujukan bagi akademisi, mahasiswa, praktisi komunikasi dan pemasaran, pengelola destinasi, serta pembuat kebijakan yang ingin memahami komunikasi pemasaran tidak hanya sebagai instrumen ekonomi, tetapi juga sebagai sarana menghadirkan nilai, budaya, dan kebermanfaatan bagi kehidupan bersama.

Pada akhirnya, Komunikasi Pemasaran Hindu bukan sekadar pendekatan promosi dalam pemasaran, melainkan sebuah paradigma yang menempatkan harmoni sebagai inti dari setiap proses komunikasi.

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “KOMUNIKASI PEMASARAN DALAM PERSPEKTIF HINDU : Tri Hita Karana sebagai Paradigma Branding Desa Wisata Berkelanjutan”