EKONOMI PERTANIAN BERKELANJUTAN : Strategi Meningkatkan Produktivitas, Pendapatan, dan Kesejahteraan Petani

0 out of 5
0.00 (0 Ulasan)
3 Dilihat
0 Terjual

Rp200,000.00

Category:

ISBN    : On Progress

Penulis : Chairel Malelak, S.P., M.Si.

Penerbit : Lenggo Geni Pustaka

Kategori : Buku Referensi

Jumlah Halaman : 732 Halaman

SINOPSIS

Ekonomi Pertanian Berkelanjutan: Strategi Meningkatkan Produktivitas, Pendapatan, dan Kesejahteraan Petani hadir sebagai referensi yang membahas berbagai upaya untuk membangun sistem pertanian yang produktif, efisien, berdaya saing, dan berkelanjutan. Buku ini menguraikan keterkaitan antara pengelolaan sumber daya pertanian, penerapan inovasi, efisiensi produksi, penguatan pasar, serta peningkatan nilai tambah dalam mendukung perkembangan usaha tani.

Pembahasan diarahkan pada tiga aspek utama, yaitu peningkatan produktivitas, optimalisasi pendapatan, dan kesejahteraan petani secara berkelanjutan. Produktivitas didukung melalui pemanfaatan teknologi, pengelolaan lahan dan sumber daya secara tepat, serta peningkatan efisiensi proses produksi. Dari sisi ekonomi, penguatan akses pasar, diversifikasi usaha, penciptaan nilai tambah, dan pengelolaan risiko menjadi bagian penting dalam meningkatkan pendapatan petani.

Buku ini juga menempatkan kesejahteraan petani sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari keberlanjutan pertanian. Pengelolaan sumber daya yang bijaksana, perlindungan terhadap lingkungan, penguatan kapasitas masyarakat, serta peningkatan kualitas hidup menjadi landasan dalam membangun pertanian yang mampu bertahan menghadapi perubahan ekonomi, sosial, teknologi, dan lingkungan.

Disusun dengan pendekatan yang praktis dan mudah dipahami, buku ini dapat menjadi bahan rujukan bagi mahasiswa, akademisi, praktisi pertanian, pengelola usaha tani, pendamping masyarakat, maupun pembaca yang ingin memahami strategi pengembangan pertanian berkelanjutan.

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “EKONOMI PERTANIAN BERKELANJUTAN : Strategi Meningkatkan Produktivitas, Pendapatan, dan Kesejahteraan Petani”